Jembatan Merah Putih Presisi Magelang Capai 65%, Siap Beroperasi April 2026

    Jembatan Merah Putih Presisi Magelang Capai 65%, Siap Beroperasi April 2026
    (Foto Dok): Capaian progres 65 persen pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Jambewangi dan Desa Gondangsari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Sabtu (28/3/2026).

    MAGELANG - Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Jambewangi dan Desa Gondangsari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, menunjukkan progres signifikan. Hingga pertengahan Maret 2026, pengerjaan proyek tersebut telah mencapai sekitar 65 persen dan ditargetkan mulai difungsikan pada akhir April 2026.

    Proyek ini menjadi bagian dari program prioritas pemerintah dalam memperkuat konektivitas wilayah pedesaan, sekaligus mendorong akses pendidikan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

    Kapolresta Magelang, Kombes Pol Herbin Sianipar, menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

    “Program ini merupakan perhatian khusus dari Bapak Presiden untuk meningkatkan akses ekonomi dan pendidikan di desa. Kami memastikan pembangunan berjalan optimal dengan tetap mengedepankan faktor keselamatan, ” ujar Herbin.

    Peletakan batu pertama proyek ini telah dilaksanakan pada Jumat (13/2/2026) di Dusun Bujet, Desa Jambewangi. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Polresta Magelang, Dinas PUPR Kabupaten Magelang, Forkopimcam Pakis, serta pihak pelaksana dari PT Gisara Tantra Berkarya.

    Herbin juga mengapresiasi peran sektor swasta yang turut mendukung percepatan pembangunan infrastruktur tersebut.

    “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari PT Gisara Tantra Berkarya. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, ” imbuhnya.

    Sementara itu, Kabag Log Polresta Magelang yang juga menjabat Plt Wakapolresta, Kompol Eko Mardiyanto, mengungkapkan bahwa progres pembangunan terus dipantau secara berkala guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai target.

    “Pada hari ke-27, progres pembangunan tercatat mencapai 51, 72 persen. Saat ini terus berlanjut dan hingga pertengahan Maret sudah sekitar 65 persen, ” jelas Eko.

    Ia merinci, sejumlah pekerjaan utama yang telah rampung meliputi pembangunan struktur pondasi (abutment) di kedua sisi jembatan, sayap jembatan (wing wall), serta pengecoran kepala abutment. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada proses urug kembali (backfill) dan begesting plat jembatan.

    Jembatan Merah Putih Presisi ini memiliki panjang 6, 7 meter, lebar 5 meter, dan tinggi 4 meter, dengan kapasitas muatan maksimal 8 MST. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, khususnya pelajar yang selama ini menghadapi keterbatasan akses.

    Dengan progres yang terus berjalan sesuai rencana, Polresta Magelang optimistis proyek ini dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat.

    “Diperkirakan akhir April 2026 jembatan sudah bisa difungsikan sebagaimana mestinya, ” pungkas Eko.

    (PERS)

    jembatanpresisi magelang infrastrukturdesa polriuntukmasyarakat aksespendidikan ekonomidesa
    Agung widodo

    Agung widodo

    Artikel Sebelumnya

    Hari Ke-7 Lebaran, Aparat Keamanan Intensifkan...

    Artikel Berikutnya

    Wujudkan Tetap BERSINAR, Lapas Magelang...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Pelaku Penembakan Tito Karnavian Sewaktu Menjadi Kapolda Papua Berhasil Dilumpuhkan Satgas Ops Damai Cartenz
    Kodim 1714/Puncak Jaya Gelar Upacara Korps Kenaikan Pangkat Bintara
    UNIFIL Gelar Upacara Memorial untuk Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon Selatan
    Pengamanan Humanis Babinsa Mapurujaya di Prosesi Ibadah dan Jalan Salib
    Pererat Kemitraan Strategis, Panglima TNI Terima Courtesy Call Panglima Angkatan Tentera Malaysia

    Ikuti Kami